Menerima Jasa Desain Rumah, Desain Interior, RAB, Pembuatan Maket, Pemasangan Pagar Besi, dan Lukisan Mininimalis. Jika Berminat HUB. 0852-5548-8091 --

------------------------------------------------------------------------------------


Menerima Jasa Pemasangan Iklan Usaha Di Blog Kami Jika Berminat Hub 085 255 488 091 Pin BB 5C64CC74---


Breaking News

Jumat, 26 Desember 2014

Keuntungan Analisa POE

Manfaat dan keuntungan dilakukan POE tergantung pada organisasi klien dan kerangka waktu, dapat dibagi atas manfaat jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
1.    Keuntungan jangka pendek adalah keuntungan yang didapat dari pemanfaatan langsung temuan dari suatu proses poe, yang meliputi:
-    Identifikasi dan solusi masalah dalam fasilitas yang bersangkutan
-    Pengeloaan fasilitas yang tanggap terhadap nilai pemakai
-    Peningkatan pemanfaatan ruang
-    Penigkatan sikap pemakai bangunan melalui partisipasinya dalam proses evaluasi
-    Memberi pengertian akan implikasi perubahan yang dilandasi penghematan biaya terhadap performance
-    Memberi masukan dan pengertian lebih baik akan konsekuensi suatu rancangan

2.    Keuntungan jangka menengah berkaitan dengan pengambilan keputusan penting di dalam pelaksanaan membangun, yang meliputi:
-     Memberi kemampuan adaptasi fasilitas terhadap perubahan pertumbuhan organisasi, termasuk pemanfaatan kemabli bangunan bagi pengguanaan yang berbeda.
-    Kemungkinan penghematan yang signifikan dalam proses membangun dan selama life cycle bangunan.

3.    Keuntungan jangka panjang meliputi pemanfatan dan masukan selanjutnya hasil poe bagi pengguanan dalam industri banguan secara luas yang meliputi:
-    Peningkatan jangka panjang dalam performance bangunan
-    Peningkatan kepustakaan perihal data base, standar, kriteria dan pedoman perancangan.
-    Peningkatan pengukuran performance bangunan secara kuantitatif.

Menurut beberapa ahli, Hasil suatu evaluasi terhadap bangunan telah dimanfaatkan selama bertahun-tahun dan pada umumnya berkaitan dengan adanya kegagalan bangunan. Evaluasi yang dilakukan pada umunya menghasilkan peningkatan dalam peraturan dan pedoman bangunan yang mengendalikan aspek kritik suatu bangunan, seperti misalnya kesehatan, keamanan dan kesejahteraan pemakai bangunan secara umum. Pada akhirnya ketika perkembangan sosial dan psikologi mulai menjadi bagian dari suatu proses perancangan, studi tentang lingkungan dan prilaku manusia tumbuh menjadi sebuah disiplin ilmu dan diterapkan dalam evalusi terhadap penggunaan bangunan (Danisworo, 1988).
Rabinowisz (dalam Moore, 1994) memilih POE dalam tiga aspek yaitu: fungsional, teknis dan perilaku (behavioral). Masing-masing mempunyai lingkup dan spesifikasi dalam kegiatannya, meskipun secara proses garis besarnya sama. Dalam pelakasanaan kegiatan POE, evaluator dapat melakukan satu atau lebih aspek yang hendak dievaluasi. Tentu saja semakin banyak aspek yang akan dievaluasi semakin banyak waktu, biaya dan tenaga serta perhatian yang harus diberikan. Demikian juga dengan metode dan strateginya, serta prosedur penelitiannya (Soedibyo, 1989).
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Designed By VungTauZ.Com