Menerima Jasa Desain Rumah, Desain Interior, RAB, Pembuatan Maket, Pemasangan Pagar Besi, dan Lukisan Mininimalis. Jika Berminat HUB. 0852-5548-8091 --

------------------------------------------------------------------------------------


Menerima Jasa Pemasangan Iklan Usaha Di Blog Kami Jika Berminat Hub 085 255 488 091 Pin BB 5C64CC74---


Breaking News

Rabu, 12 Agustus 2015

Mesjid Jami Tua Palopo




Masjid Tua Palopo terletak di Kelurahan Kota Palopo, Kecamatan Ware, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Bangunannya terletak di tepi jalan, tepatnya di sudut perempatan jalan. Tidak jauh dari masjid ini berdiri Istana Raja Luwu,
Bangunan masjid terletak di tepi jalan, tepatnya di sudut perempatan jalan. Tidak jauh dari masjid ini berdiri Istana Raja Luwu. Denah masjid tua Palopo berbentuk bujur sangkar. Ukurannya yaitu 15 × 15 m, sedang ketebalan dinding mencapai 90,2 cm dan tinggi dinding 3 m dari permukaan tanah. Ukuran ketinggian seluruhnya dari permukaan tanah sampai ke puncak atap mencapai 10,80 m

Dinding sisi utara dan selatan berisi masing-masing dua buah jendela, sedangkan di sisi barat terdapat ceruk yang berfungsi sebagai mihrab. Mihrab bagian atas berbentuk melengkung (setengah lingkaran) dan bagian atas meruncing sehingga membentuk seperti kubah. Hiasan sekeliling mihrab yaitu daun-daun kecil. Sebagai pengapit ceruk adalah ventilasi yang berbentuk belah ketupat dengan komposisi enam buah berjajar dua-dua mengapit ceruk.

Masjid menghadap ke timur, pintu masuk diapit oleh enam buah jendela dengan ukuran lebar 85 cm dan tinggi 117 cm. Setiap pintu pada bagian atasnya agak melengkung (setengah lingkaran) dan pada puncaknya di sebelah kanan dan kiri terdapat tonjolan dengan motif daun, sehingga bentuknya seperti pintu bersayap serta dihiasi dengan huruf Arab

Ukuran bangunan utama Masjid Tua Palopo yaitu 11,9 m x 11,9 m, tinggi 3,64 m, dengan tebal dinding 0,94 m yang terbuat dari batu cadas yang direkatkan dengan putih telur. Denahnya berbentuk segi empat yang agaknya dipengaruhi bentuk denah candi-candi di Jawa. Bentuk segi empat pada Masjid Tua Palopo mengandung makna yang sama dengan bentuk segi empat pada bangunan pendopo atau candi candi, yakni mengandung makna filosofis dan fungsional. Yang pertama berarti bahwa bentuk geometri tersebut sebetulnya. Sedangkan, makna yang kedua melambangkan persamaan dan kesetaraan siapa saja yang berada di dalamnya. Berikut beberapa Gambar yang kami abadikan.



Ingat jika anda masuk mesjid ini harus menonaktifkan HP anda yahh




Tamapak Tiang Tuanggal Di dalam bangunan Mesjid


















Tampak Interior Mesjid








Tampak Halaman Belakang Bangunan






















Agar lebih aman Mesjid ini sudah menyaipkan Parkir sendal dan sepatu




Tampak Kebersihan Tempat Wudhu








Tamapak View Banagunan Dari Luar
















Tampak Kebersihan WC Mesjid










Terakhirt, Ini paling penting Foto Dokumentasi saya, hahahha







Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Designed By VungTauZ.Com