Seni Mengolah Lahan "Sisa": Transformasi Tanah Tidak Beraturan Menjadi Hunian Vertikal yang Efisien
Banyak orang merasa berkecil hati saat memiliki lahan yang tidak berbentuk kotak sempurna. Bentuk tanah yang miring atau tidak beraturan seringkali dianggap sebagai "lahan mati" yang sulit dibangun. Namun, melalui desain Rumah di Lahan 26,5m2 ini, kami membuktikan bahwa tantangan geografis justru bisa menjadi pemicu lahirnya arsitektur yang paling inovatif.Mengikuti Alur Tanah: Inovasi Tanpa Batas
Alih-alih memaksakan bangunan berbentuk kotak yang menyisakan banyak ruang kosong tak terpakai, desain ini menerapkan prinsip arsitektur adaptif. Kami memanfaatkan setiap sudut bidang tanah yang ada untuk memaksimalkan luas bangunan, sehingga efisiensi lahan tercapai secara optimal.
Strategi Desain yang Kami Terapkan:
Konsep Bentang Vertikal: Di lahan yang sangat terbatas dan tidak beraturan ini, kami berpikir ke atas. Dengan membangun 2 lantai, kami menciptakan ruang gerak yang lebih luas dan sirkulasi udara yang jauh lebih baik dibandingkan desain horizontal konvensional.
Zonasi Ruang Cerdas di Lantai 1: Lantai dasar dirancang sebagai pusat aktivitas komunal yang mencakup Ruang Tamu, Ruang Makan, Dapur, serta fasilitas WC.
Privasi dan Kenyamanan di Lantai 2: Area pribadi ditempatkan di lantai atas, terdiri dari 2 Kamar Tidur, Ruang Tamu tambahan untuk suasana lebih intim, Balkon untuk menikmati udara luar, serta WC tambahan.
Solusi Arsitektur untuk Kawasan Padat
Kasus lahan 26,6 m2 di kawasan seperti Makassar ini adalah potret nyata tantangan hunian urban masa kini. Desain ini hadir sebagai solusi bagi pemilik tanah yang ingin memiliki rumah lengkap dengan fasilitas mumpuni tanpa harus merasa sesak.
Ubah Lahan "Sulit" Anda Menjadi Mahakarya Arsitektur
Apakah Anda memiliki tanah dengan bentuk trapesium, segitiga, atau lahan sempit yang tidak beraturan? Jangan biarkan lahan tersebut menganggur hanya karena bingung cara mendesainnya. Kami spesialis dalam merancang hunian yang "berdamai" dengan bentuk tanah, mengubah setiap sudut tajam menjadi ruang yang fungsional dan estetis.







