Menerima Jasa Desain Rumah, Desain Interior, RAB, Pembuatan Maket, Pemasangan Pagar Besi, dan Lukisan Mininimalis. Jika Berminat HUB. 0852-5548-8091 --

------------------------------------------------------------------------------------


Menerima Jasa Pemasangan Iklan Usaha Di Blog Kami Jika Berminat Hub 085 255 488 091 Pin BB 5C64CC74---


Breaking News

Selasa, 23 Februari 2016

3 Sebab Pelaut Selalu Menang Melawan Sarjana Membawa Bunga Desa Ke Pelaminan

Bunga Desa, yahh.. siapa yang tidak tau wanita ini, dia selalu diagungkan dan dianggap sebagai primadona desa, tiap lewat di jalan, lelaki mata keranjang takkan berkedip sedikitpun untuk melewatkan keagungan kecantikannya, dengan kecantikan bunga desa para kumbang/perjaka dan lebah/jomlo tak penah bosan memikirkan hal tersebut dan hatinya selalu runtuh bagaikan bagunan terkena gempa yang tak pernah hentinya, burbunyi dak dik duk bagaikan irama lagu surga yang tak pernah bisa dilupakan, asyikkk coyy... hal inilah yang selalu membuat seorang bunga desa dijaga dalam pengawasan ketat oleh ibu bapaknya agar tehindar dari kumbag/perjaka dan lebah/jomlo yang ingin menghirup harum aroma tubuhnya.
Dalam kamus bahasa indonesia bunga desa mempunyai arti kata Perawan yang disenangi pemuda di desa setempat. ciri khas Bunga desa sendiri memiliki kandungan arti pintar memasak, pintar buat sambel, memiliki bodi berparas cantik, alim, pendiam. sederhana, ikut kata orang tua, dan yang paling penting pintar mengaji ilawatil Qur'an. di sisi lain untuk membawa bunga desa ke pelaminan alias jenjang pernikahan tidaklah mudah, salah satu contoh di kabupaten luwu sendiri saya melihat ada kumbang/perjaka dan lebah/jomlo yang selalu berhasrat dekat dengan bunga desa, yahh pelaut melawan sarjana, dua lelaki beda profesi ini  bersaing untuk memetik tangkai cinta bunga desa. berbicara tentang ke dua lelaki beda profesi ini tentu kita tidak lepas dari keinginan melepaskan keperjakaan atau keJomloaanNya. banyak orang bertanya siapa yang paling pantas mendapatkan bunga desa ??. jika kita melihat alur pendidikan tentu sarjanalah yang layak menyabet bunga desa ke pelaminan, tetapi fakta yang ada, pelautlah yang selalu memenangkan pertarungan untuk mendapatkan cinta abadi bunga desa. menurut beberapa cerita dari pengakuan sarjana yang saya dapat, ada tiga hal yang tidak sulit dilakukan oleh sarjana untuk mengalahkan pelaut soal percintaan, apakah sebab itu ?, berikut ulasannya ;
  1. Kekuatan finansial
    Kita tidak bisa lepas dari hal yang satu ini, berbicara tentang uang maka pelaut sangat unggul jauh dari sarjana, bayangkan saja pekerjaan terendah kapal laut saja adalah Pelayan, OS, dan Wiper yang gajinya mencapai $900 USD, dalam kurs rupiah patokan 13.000/$1 yaitu 11.7000.000,00, (diatas 10 juta)/Bulan, sedangkan sarjana yang pendapatannya yang tidak tetap gaji paling besar  adalah 3 jt/bulan. coba banyangkan, jika 10 bulan pelaut bekerja artinya sudah lebih 100 juta, sedangkan sarjana dalam 10 bulan hanya bersikitaran 30 juta itupun jika usahanya keras dan bercucuran keringat menabung uang itu. memang uang bukan segalanya, tapi ingat uang yang selalu terdepan menggerakkan segalanya. jadi kekutan finansial sangatlah berpengaruh bagi sarjana mendapatkan bunga desa. 
  2. Keberanian
    Selain bermodalkan uang banyak,  Pelaut lebih pede dan gesat mengurus dirinya mendapatkan cinta Bunga desa, keberanian seorang pelaut patut di acongi jempol. mengurus sana sini adalah latihan sehari-hari pelaut. contohnya saja mengurus sertifikat pelaut yang selalu memberanikan dirinya mondar mandir mendapat pekerjaan di kapal. bahkan untuk menjadi seorang pelaut tanpa mengurus sertifikat dan hanya diam, malu, dan gengsi dengan pekerjaan melaut anda diangga tidak bisa hidup mandiri dan di anggap tereliminasi dari profesi tersebut. inilah yang menjadi faktor keberanian pelaut, jika sekali melangkah untuk mendapatkan bunga desa maka engkau harus mengurusnya dan tanpa gengsi dan harus selesai, berbeda halnya dengan sarjana, mengingat sewaktu mahasiswa, mengurus skripsinya saja suka tunda-tunda. jadi keberanian juga salah satu faktor yang menyebabkan sarjana kalah dari pelaut untuk mendapatkan bunga desa.
  3. Takdir Allah
    Jika kita kesal dengan poin 1 dan 2, tentu kita tidak boleh melawan dan menentang yang satu ini, Takdir Allah SWT, yahh takdir merupakan jalan hidup yang sudah di tetapkan sang maha kuasa, tidak dipungkiri andil campur tangan sang maha kuasa sangatlah berkaitan dengan jodoh. hal itu bisa dilihat dalam Firmannya QS Al-Baqarah "Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu amat baik untukmu, dan bisa (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia mat buruk bagimu. Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui" . Ingat kita sangat terikat dengan Allah, kita juga dibekali akal untuk memahami aturannya, ketika kita taat dan melanggat aturannya adalah pilihan kita sendiri.jika kita bertanya bagaimana mendapatkan jodoh. sebenarnya itu adalah pilihan kita dengan jalan yang di ridhohi atau tidak karena semua Allah yang tentukan. Jadi walaupun sang bunga desa dengan sarjan mempunyai ikatan cinta sebelumnya, tapi bunga desa dan pelaut berjodoh sebagai sarjana yang punya didikan pasti mengihklaskan dan mendoakan mereka menjadi keluarga sakina warahma mawadda. 
Walaupun saya menulis ini, tidak memungkin sarjana harus kalah melawan pelaut, ingat selama kita mepunyai usaha dan tekat yang kuat untuk mendapatkan cinta abadi Bunga desa pasti kita akan bersatu di pelaminan sampai ke Ranjang, eitttzzzz... Dan selalu berdoa memohon kepada Allah, karena sang maha kuasalah yang mengatur segalanya, NB, ngomong-ngomong saya juga calon sarjana Lho....  buat pelaut ayo kita bersaing secara sehat mendapatkan Bunga desa. :)
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Designed By VungTauZ.Com